Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga




,BANDUNG itorkeruh.com**– Kondisi pandemi Covid 19 di Kabupaten Purwakarta masih fluktuatif covid 19, hal ini sebagaimana informasi yang diterima hingga kemarin (Senin, 31/08) masih ada belasan orang yang dinyatakan masih mencapai belasan orang.Sehingga tidak menutup kemungkinan karena tingginya yang positif corona, sehingga setiap kegiatan yang sifatnya berkumpul secara massal harus diawasi dengan ketat agar tidak menjadi klaster baru covid19 di purwakarta.

Atas dasar tersebut, beberapa hari kedepan akan ada kegiatan berkumpulnya massa dari berbagai wilayah yang ada di Provinsi Jawa Barat, kabarnya kegiatan itu merencanakan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Muprovlub) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat yang bertempat di Plaza Hotel Kabupaten Purwakarta Jawa Barat.

Tak ayal rencana kegiatan itu di tolak berbagai elemen masyarakat Purwakarta, karena khawatir akan menjadi klaster persebaran Covid19. Kekwatiran itu wajar, mengingat beberapa bulan yang lalu di Kabupaten Karawang dilaksanakan Musda Pengusaha Muda.

Tidak lama kemudian Gubernur Jabar Ridwan Kamil, pernah menyatakan diduga salah satu klaster penyebaran Covid19 di acara Musda tersebut. Hal itu tentunya tidak ingin terulang kemudian terjadi di Kabupaten purwakarta, menjadi klaater baru corona.

Salah satu elemen kepemudaan yang menolak acara tersebut dari pemuda pancasila Kabupaten Purwakarta, karena takut akan menjadi klaster baru penyebaran covid19 di Purwakarta.

“Yang pasti, acara sekelas musyawarah tingkat provinsi itu akan mengundang kerumunan massa dari berbagai wilayah di Jawa Barat, kami khawatir terjadi penyebaran virus dalam acara tersebut, karena kita ketahui bersama bahwa pandemi covid-19 masih belum selesai, termasuk di Purwakarta,” ujar Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Purwakarta, Asep Kurniawan, saat bertemu dengan pojokjabar.com di Bandung.

Menurutnya, secara formal MPC PP Purwakarta telah melayangkan surat keberatan pelaksanaan agenda Kadin Jabar tersebut kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Purwakarta.

“Pernyataan keberatan digelarnya agenda-agenda yang akan mengundang kerumunan massa semata-mata adalah upaya MPC Pemuda Pancasila dalam memutus matarantai penyebaran covid-19 di Purwakarta,” kata Asep menambahkan.

MPC PP Purwakarta juga minta gugus tugas, kepolisian dan pihak terkait lainnya menyikapi hal ini. “Jangan sampai agenda Kadin Jabar tersebut malah menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di wilayah Purwakarta,” tegasnya, mengingatkan.

Pemerintah Daerah dalam hal ini Gugus Tugas Covid-19 juga diminta berkaca pada pengalaman pelaksanaan Musda HIPMI yang digelar pada Maret 2020 lalu di salahsatu Hotel di Karawang yang menjadi klaster penyebaran Covid-19. Bahkan, saat itu Bupati Karawang juga dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19 dan harus menjalani perawatan dan isolasi. (Kk)



«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Top
close
Banner iklan disini