PURWAKARTA, itorkeruh.com  Adanya galian tanah tak  berizin di desa  Mulyamekar Warga disekitar khususnya , rt14/05 Kampung Sadang, Kecamatan Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta mengeluh karena jalan rusakkotor dan  licin bekas sisa tanah yang jatuh yang di angkut oleh kendaraaan pengangkut Tanah merah , 

“Hal ini  disampaikan  oleh warga yang kebetulan tinggal tidak jauh dari  Tambang Galian Tanah Merah kata warga desa Mulyamekar kecamatan Babakan Cikao Saman (54), Jum’at (9/10/2020).

Menurut dia puluhan kendaraan sarat muatan tanah merah melintasi jalan desa tersebut setiap hari. Akibatnya jalan tidak kuat menahan beban kendaraan yang melebihi tonase mengalami kerusakan parah sampai tembok rumah warga terbelah.

“Setiap hari mencapai puluhan kendaraan pengangkut tanah merah itu, sehingga jalan cepat rusak, “ ujarnya.

Warga Desa Mulyamekar rt14/05 Kampung Sadang, sudah melayangkan surat ke Desa Mulyamekar agar memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Jika tidak diindahkan oleh pengelola galian tanah merah akan kami tutup jalannya.

“Jika tidak diindahkan juga kami akan koordinasi lintas dinas untuk . berkomunikasi dan melaporkan ke Ibu Bupati,” kata Saman.

Namun, beberapa warga mendatangi Kantor Desa Mulyamekar atas keluhan jalan rusak dan rumah tersebut, pegawai desa malah marah-marah.

“Iya saya datang ke desa mengadukan keluhan malah di marah-marah,” ucapnya. (Rdn)