Purwakarta,itirkeruh.com**Proyek Peningkatan/Pembangunan/Rehabilitasi Jalan Lingkungan Perkotaan, yang berlokasi di depan Perum BJI, Kelurahan Munjul Jaya, Kecamatan Purwakarta, memakan korban jiwa.

Proyek yang di kerjakan oleh CV. Dalan Laju Entosa, dengan pagu anggaran sebesar Rp 555.277.000, dengan Nomor SPMK : 620/4.J.05/PPK/SPMK-Perkim/IX/2020, pada hari Rabu (4/11/2020), sekitar pukul 09. 00 Wib, para pekerja proyek sedang melakukan pekerjaan penggalian saluran yang tepat berada dibawah sebuah bangunan Gapura. Saat pekerja menggali, pondasi gapura diduga ikut tergerus, sehingga ambruk dan menimpa Asep Apriana (13), warga Kp. Pamengpeuk RT. 07/02 Desa Wanasari, Kec. Wanayasa.
Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, korban ikut bekerja bersama orangtuanya, Aris (30), yang menjadi mandor pada proyek tersebut.

Korban yang tertimpa runtuhan gapura langsung dilarikan ke RSUD. Bayu Asih, Purwakarta, namun nyawanya tidak tertolong.

Dalam pelaksanaan proyek ini, jelas-jelas telah melanggar Undang-undang Ketenagakerjaan, anak dibawah umur dieksploitasi bekerja pada kegiatan konstruksi. Warga sekitar mempertanyakan, anak dibawah umur diperbolehkan ikut bekerja di proyek tersebut. “Kok pihak Distarkim Purwakarta tidak ada pengawasan? “, tanya warga.

Komisioner KPAI Kabupaten Purwakarta, Dandi, ketika dimintai tanggapan atas kejadian kecelakaan kerja yang menimpa anak dibawah umur, melalui aplikasi Whatshapp, mengaku telah mendapat informasi dari pihak Polres Purwakarta.

“Kita disini hanya sebatas mendampingi dan melakukan pengawasan, sembari menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian”, ujar Dandi.
Kepala Bidang Permukiman Distarkim Kabupaten Purwakarta, Burhan N. ST, ketika dikonfirmasi awak media, menyatakan belum bisa berkomentar atas kejadian yang menimpa pekerja dibawah umur pada proyek yang merupakan tanggungjawabnya.

Kasus kecelakaan kerja yang menewaskan pekerja dibawah umur ini, telah ditangani Polres Purwakarta, di lokasi kejadian juga telah dipasang police line untuk sementara kegiatan proyek dihentikan untuk proses penyidikan lebih lanjut.(Rdn) .