Minggu 20-Des 2020-
Menjelang akhir 2020, Jasa Tirta II gelar Jatiluhur Green Festival selama dua hari berturut-turut atau tepatnya pada tanggal 19 dan 20 Desember 2020 di kawasan Jatiluhur Valley and Resort.

    Baca JugaAcara yang diselenggarakan di kawasan sekitar Waduk Jatiluhur ini difokuskan pada tiga rangkaian kegiatan yaitu Gowes Go Green, Festival Kopi Nusantara dan Kemah Konservasi.

Berbekal tiga kegiatan tersebut, Jatiluhur Green Festival Tahun 2020 mengetengahkan kolaborasi program untuk mendukung upaya konservasi alam dan pelestarian lingkungan.

Direktur Pengembangan Usaha Jasa Tirta II, Indriani Widiastuti mengatakan, sebagai pengelola bendungan Jatiluhur, Jasa Tirta II memiliki kewajiban untuk selalu mengoptimalkan upaya-upaya kegiatan kampanye konservasi alam dan pelestarian lingkungan.

"Jatiluhur Green Festival mengenalkan masyarakat terhadap gaya hidup ramah lingkungan, dengan berolahraga, menanam pohon, menjaga kebersihan dan lingkungan di sekitar Kawasan Waduk Jatiluhur yang bersih, aman dan nyaman," kata Indriani, Minggu (20/12).

Tak hanya itu, kegiatan ini juga untuk meningkatkan pengembangan destinasi wisata antara Purwakarta sebagai salah satu destinasi wisata budaya di Jawa Barat dengan keindahan alam Jatiluhur, sehingga mampu menggerakkan ekonomi pariwisata berbasis konservasi, olahraga, rekreasi dan agriculture.

Menurutnya, Jatiluhur Green Festival 2020 dihadiri oleh komunitas-komunitas pencinta olahraga dan lingkungan, wisatawan dan masyarakat umum. Melalui komunitas-komunitas ini diharapkan dapat tercipta ide-ide kreatif dan inovatif yang bisa digunakan untuk merawat lingkungan di sekitar Waduk Jatiluhur.

Acara menarik lainnya dalam rangkaian festival ini adalah Festival Kopi Nusantara sebagai upaya memperkenalkan kekayaan kopi tanah air di Indonesia. Kawasan Waduk Jatiluhur akan menjadi pilot projects keberhasilan penanaman kopi di green belt waduk tersebut.

"Kegiatan ini akan diselingi dengan acara talk show untuk menginformasikan wawasan kopi nusantara dan potensi wisata perkebunan kopi. Tujuannya untuk memperkenalkan dan mempromosikan kekayaan dan cita rasa kopi tanah air dan mendukung penguatan industri dan bisnis kopi serta wisata kopi berbasis UMKM," kata Indriani.

Pada kegiatan ini, Jasa Tirta II melalui Unit Usaha Pariwisata dan Hotel membuka tempat minum kopi dengan nama Kopi Tarum di Istora Resto and Cafe Jatiluhur Valley and Resort. Kopi Tarum dibangun untuk mendedikasikan kepada program konservasi Sungai Citarum. Jasa Tirta II turut dalam program konservasi di lahan kritis di DAS Citarum yang saat ini sudah ditanami kopi. Hasil panen kopi dari program ini diolah untuk disajikan di lokasi Kopi Tarum.

Pelaksanaan Jatiluhur Green Festival 2020 ini juga menjadi bagian dari pengembangan kawasan Bendungan Jatiluhur menjadi destinasi wisata yang berkelanjutan (Sustainable Tourism) dengan mengadopsi kaidah-kaidah konservasi melalui aktifitas wisatanya sekaligus memperkuat kapasitas wawasan dan pengetahuan pelayanan bagi pengelola kawasan, mitra bisnis wisata dan masyarakat pendukung aktifitas wisata.

"Bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta, Jasa Tirta II memiliki komitmen kuat untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan, pengembangan sport tourism dan wisata minat khusus lainya yang berbasis alam, budaya dan rekreasi serta menjadikan destinasi wisata yang bersih, aman dan nyaman," kata Indriani.

Selain dihadiri Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika, dalam acara yang dikemas dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat itu, nampak hadir sejumlah perwakilan dan pihak sponsor lainnya seperti; PT. Pelindo 3, PT. Pelindo Properi Indonesia, Bank BJB, Bank BNI, Bank BTN, Blue Band, Fitbar dan Yummy. Nampak turut hadir Direktur Utama Pelindo 3, U Saefudin Noer.(Rdn)