Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5

Baca Juga

purwakarta.itorkeruh**Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil alokasikan 41 persen APBD Provinsi Jawa Barat tahun ini, untuk dunia pendidikan. Salah satu program yang digulirkan adalah program Bakti Padamu Guru (Bataru).


Program Bataru merupakan program yang diperuntukan bagi peningkatan kesejahteraan para guru dan para  penyelenggara pendidikan. Yang paling konkrit dalam program tersebut adalah penyediaan rumah bersubsidi bagi para guru.

"Untuk anggaran pendidikan, kami brobroan pokona mah," kata Kang Emil pada Ground Breaking Ceremony Bataru dan Launching Sistem Aplikasi Pakasep di Perumahan Benteng Mutiara Mas, di Desa Benteng, Kecamatan Campaka, Purwakarta, Rabu (17/2).

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat Dedin Supandi menjelaskan, program Perumahan Bersubsidi Bakti Padamu Guru (Bataru) bisa diakses melalui aplikasi Perkumpulan Ahli Kepemilikan Subsidi Perumahan (Pakasep).
"Tujuannya untuk meningkatkan mutu dan akses pendidikan dengan sejumlah strategi. Dan program Bataru ini tentu saja untuk meningkatkan kesejahteraan guru," ujar Dedi.
Menurutnya, program ini berawal dari ide Gubernur Jabar, Ridwan Kamil yang  mendapatkan banyak keluhan dari tenaga kependidikan yang belum memiliki rumah. Program ini sasarannya bukan hanya guru dan tenaga kependidikan di ranah provinsi yang berhak mendapatkan subsidi rumah tersebut, melainkan semua guru dan tenaga kependidikan yang ada di Jabar. 

"Bukan hanya untuk guru dan tenaga kependidikan SMA, SMK, dan SLB, mereka yang di SD dan SMP pun diperbolehkan. Sementara ini ada 20 kabupaten dan kota yang jadi sasaran, termasuk Purwakarta," demikian Dedi.(jpn)


«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Top
close
Banner iklan disini